Galeri Video

Agenda

Polling


Kesehatan

DAMPAK VAKSIN PALSU BAGI KESEHATAN

Rabu, 20 Juli 2016 - 09:26:28 WIB | dibaca: 1560 pembaca

DAMPAK VAKSIN PALSU BAGI KESEHATAN

 

Apa dampak vaksin palsu?

Dirga Sakti Rambe, selaku dokter spesialisasi di bidang vaksinologi, mengatakan dampak vaksin palsu bisa ditelaah dari dua segi, yakni keamanan produk dan proteksi.

Dari segi keamanan produk, Dirga merujuk keterangan sejumlah tersangka yang dimuat media massa bahwa untuk membuat vaksin palsu mereka mencampur cairan infus dengan vaksin asli. Campuran tersebut, menurut Dirga, tidak berdampak fatal terhadap tubuh dalam jangka panjang.

Dampak paling mungkin adalah infeksi akibat proses pembuatan vaksin palsu di lingkungan yang tidak steril.

“Saat pencampuran bisa terjadi kontaminasi bakteri, virus, atau kuman. Sehingga bisa saja anak saat disuntikkan mengalami infeksi lokal di bekas suntikan. Apabila cairan pembuat vaksin palsu yang terkontaminasi, infeksi bisa meluas ke seluruh tubuh. Jenis infeksinya juga tergantung apa yang mengontaminasi,” kata Dirga kepada wartawan BBC Indonesia, Jerome Wirawan.

Akan tetapi, tambah Dirga, kalaupun terjadi infeksi, kondisi itu berlangsung segera setelah penyuntikan dilakukan.

Dampak vaksin palsu selanjutnya bisa ditinjau dari segi proteksi. Dirga, yang mengambil bidang studi vaksinologi di Universitas Siena, Italia, itu mengatakan bahwa seorang anak tidak memiliki proteksi atau perlindungan atas virus-virus tertentu akibat vaksin palsu yang disuntikkan padanya.

“Seorang anak biasanya mendapat suntikan vaksin BCG ketika usianya mencapai dua bulan. Seandainya anak tersebut mendapat vaksin BCG palsu, maka hingga hari ini tubuhnya rentan terhadap kuman TBC,” papar Dirga.

Hal senada diutarakan dr. Nafrialdi, PhD dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Menurutnya, lumrah ada kekhawatiran apabila seorang anak tidak mendapat vaksin yang benar.




Statistik

Pengunjung hari ini: 7
Total pengunjung: 7137
Hits hari ini: 26
Total Hits: 18877
Pengunjung Online: 1

Banner

Saran

Untitled Document