Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Seksi Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi menggelar hari pertama Orientasi Pelayanan Kesehatan Lansia bagi Lintas Sektor sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi lanjut usia. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat nagari, khususnya Kepala Seksi Pelayanan, sebagai mitra strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan lansia di tingkat masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, dr. Budi Andri, MKM. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan lansia agar upaya promotif, preventif, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan secara terpadu.
Materi kebijakan disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Rizki Sabri, SKM., M.Si, yang menjelaskan arah kebijakan pelayanan kesehatan lansia di Kabupaten Lima Puluh Kota. Selanjutnya, Pengelola Program Lansia, Yessy Syefriani, menyampaikan materi teknis mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan lansia di lapangan, yang dilanjutkan dengan pembahasan mengenai gangguan mental dan emosional pada lansia sebagai salah satu aspek penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan lansia yang komprehensif.
Pada sesi diskusi, Subko Kesga Gizi, Yulia Eka Fitri, memandu dialog bersama peserta untuk membahas peran pemerintah nagari dan lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan lansia di wilayah masing-masing. Diskusi berlangsung interaktif sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara sektor kesehatan dan pemerintah nagari sehingga pelayanan kesehatan lansia dapat dilaksanakan secara lebih optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.