Lima Puluh Kota, 15 Oktober 2026 — Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi (Kesga Gizi) menggelar Pertemuan Koordinasi Implementasi Jejaring dalam Program dan Layanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro), Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antarpenyelenggara layanan kesehatan agar pelayanan kepada ibu, bayi baru lahir, balita, remaja, dan kelompok sasaran lainnya dapat berjalan lebih terintegrasi dan berkesinambungan.
Pertemuan dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, Rizki Sabri, SKM., M.Si. Arahan kegiatan disampaikan oleh Subkoordinator Kesga Gizi, Yulia Eka Fitri, S.Tr.Keb., terkait pentingnya koordinasi dan penguatan jejaring dalam pelaksanaan program kesehatan keluarga dan gizi.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni dr. M. Lutfi Suhaimi, Sp.A., dokter spesialis anak, serta dr. Prima Indra Dwipa, spesialis kebidanan. Kehadiran kedua narasumber mendukung pembahasan layanan kesehatan ibu dan anak dari perspektif keahlian masing-masing.
Materi pertemuan mencakup strategi penguatan jejaring layanan gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi; pembagian peran dan tanggung jawab; kesinambungan pelayanan; mekanisme komunikasi dan rujukan; serta pemantauan dan tindak lanjut terhadap permasalahan kesehatan yang ditemukan di lapangan.
Peserta kegiatan terdiri atas penanggung jawab Klaster 2, bidan yang memberikan pelayanan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), serta pendamping lokal desa sebagai unsur lintas sektor. Berdasarkan dokumen kegiatan, jumlah peserta yang direncanakan sebanyak 54 orang.
Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara Puskesmas, bidan praktik mandiri, dan lintas sektor. Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kendala pelayanan, menyusun langkah tindak lanjut, serta meningkatkan mutu layanan gizi, KIA, dan kesehatan reproduksi di Kabupaten Lima Puluh Kota.