LIMA PULUH KOTA, 3 November 2026 — Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Seksi Surveilans, Imunisasi, dan Penyehatan Kesehatan Keluarga (SIPKK) menyelenggarakan kegiatan On the Job Training (OJT) Petugas Imunisasi. Kegiatan ini diikuti oleh petugas imunisasi, Bidan Koordinator (Bikor), bidan desa (bides), serta petugas promosi kesehatan dari seluruh puskesmas se-Kabupaten Lima Puluh Kota.
Pelaksanaan OJT ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis petugas dalam pengelolaan dan pencatatan data imunisasi, khususnya melalui pemanfaatan aplikasi ASIK. Penguatan kapasitas petugas menjadi penting mengingat kualitas data yang akurat, terkini, dan terpadu merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan program imunisasi.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan penguatan keterampilan terkait penggunaan aplikasi ASIK, terutama dalam mendukung proses pencatatan, pelaporan, dan sinkronisasi data imunisasi. Dengan pemahaman teknis yang lebih baik, petugas diharapkan mampu mengatasi kendala yang ditemui dalam pengelolaan data di lapangan.
Data imunisasi yang tercatat dengan baik memiliki peran penting dalam memantau status imunisasi setiap anak. Informasi tersebut menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk mengidentifikasi anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, sehingga tindak lanjut pelayanan dapat dilakukan secara lebih terarah.
Penguatan sistem pencatatan juga mendukung upaya memastikan tidak ada anak yang terlewat dari pelayanan imunisasi. Dengan data yang terintegrasi dan dapat diperbarui secara tepat waktu, pemantauan cakupan imunisasi di setiap wilayah kerja puskesmas diharapkan semakin optimal.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program imunisasi serta melindungi masyarakat dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).
Melalui OJT Petugas Imunisasi, Dinas Kesehatan berharap seluruh petugas di puskesmas semakin terampil dalam memanfaatkan aplikasi ASIK dan menjaga kualitas data imunisasi. Kolaborasi serta semangat belajar para petugas menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan imunisasi yang lebih baik demi melindungi kesehatan anak dan membangun generasi yang sehat.