LIMA PULUH KOTA, 4 November 2026 — Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi (Kesga Gizi) melaksanakan Workshop Pengisian Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bagi kader di Nagari Simpang Kapuak, wilayah kerja Puskesmas Mungka, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mendukung pemantauan kesehatan ibu dan anak di tingkat masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Subkoordinator Kesga Gizi, Yulia Eka Fitri, S.Tr.Keb. Pelaksanaan workshop ini merupakan salah satu bentuk penguatan peran kader sebagai mitra tenaga kesehatan yang berinteraksi langsung dengan keluarga dan masyarakat, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Buku KIA merupakan media penting yang digunakan untuk mencatat dan memantau kondisi kesehatan ibu sejak masa kehamilan, persalinan, hingga masa nifas, serta perkembangan kesehatan bayi dan anak. Informasi yang terdapat dalam buku tersebut menjadi salah satu sumber pemantauan bagi keluarga maupun tenaga kesehatan dalam memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat diperhatikan.
Oleh karena itu, kader perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai fungsi dan tata cara pengisian Buku KIA. Pencatatan yang tepat dan berkesinambungan dapat membantu memastikan informasi kesehatan terdokumentasi dengan baik serta memudahkan pemantauan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian atau tindak lanjut tenaga kesehatan.
Melalui workshop ini, kader diharapkan semakin memahami pentingnya Buku KIA dan mampu membantu masyarakat dalam memanfaatkan buku tersebut. Kader juga diharapkan dapat mengingatkan ibu dan keluarga untuk selalu membawa Buku KIA saat mengakses pelayanan kesehatan, sehingga catatan kesehatan dapat terus diperbarui sesuai dengan pelayanan yang diterima.
Pemilihan Nagari Simpang Kapuak sebagai lokasi kegiatan di wilayah kerja Puskesmas Mungka juga menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kesehatan hingga tingkat nagari. Dengan peningkatan kapasitas kader, diharapkan informasi dan pemantauan kesehatan ibu dan anak dapat berjalan lebih baik melalui kerja sama antara kader, keluarga, dan tenaga kesehatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota terus mendorong penguatan kapasitas kader sebagai bagian penting dalam mendukung keberhasilan program Kesehatan Ibu dan Anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader semakin siap menjalankan perannya dalam mendukung pemantauan kesehatan ibu dan anak serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.